-->

Memahami Sejarah sebagai Ilmu: Hubungan dengan Ilmu Sosial, Ciri, dan Manfaatnya

sumber : gemini.ai

Sejarah merupakan sebuah ilmu yang mempelajari aktifitas manusia pada masa lampau. Dikatakan sebagai ilmu, sejarah memiliki metode kajian secara ilmiah dalam penulisan/ historiografi maupun penelitianya. Dalam mempelajari aktivitas manusia masa lampau tentunya sejarah membutuhkan ilmu bantu lainya sehingga mampu menghasilkan kebenaran sejarah dengan imajinasi sehingga membawa pembaca lebih dekat dengan masa lampau.


1. Sejarah sebagai bagian dari ilmu sosial

Sebagai bagian dari ilmu sosial, sejarah memiliki keunikan tersendiri dibanding ilmu-ilmu sosial lainya. Berikut perbedaan antara sejarah dan ilmu sosial.


Manfaat sejarah bagi ilmu sosial
  • Sejarah sebagai kritik bagi ilmu sosial lainya.
  • Permasalahan sejarah menjadi permasalahan dalam ilmu sosial
  • Pendekatan sejarah yang bersifat diakronis memberikan pandangan baru bagi ilmu sosial lainya yang bersifat sinkronik

Manfaat Ilmu sosial bagi sejarah
  • Konsep. Konsep yang dimiliki ilmu sosial banyak digunakan oleh para sejarawan guna memperkaya pandangan sejarawan dalam menganalisis suatu masalah.  Konsep ini digunakan untuk membantu menjelaskan peristiwa yang bersifat khas, seperti perang dan konflik politik.
  • Teori. Banyak teori ilmu sosial yang sering digunakan oleh para sejarawan seperti Karl Marx, hegel, dll
  • Permasalahan. Banyak permasalahan sosial dimasyarakat yang diangkat menjadi topic dalam penelitian sejarah
  • Pendekatan. Banyak hasil tulisan sejarawan yang menggunakan pendekatan ilmu sosial seperti pendekatan budaya, politik, ekonomi, hukum, agama dan pendidikan.

2. Sejarah Sebagai Ilmu
Sejarah dikatakan sebagai ilmu karena memiliki metodologi. Sebagai ilmu sejarah memilik ciri-ciri berikut:
  • Empiris. Sejarah sangat bergantung pada pengalaman manusia. Pengalaman tersebut terekam dalam dokumen dan peninggalan sejarah lainya. Sumber tersebut diteliti untuk menemukan fakta sejarah, selanjutnya diintepretasikan dan dilakukan penulisan sejarah.
  • Menggunakan Teori Bantu seperti teorinya Karl Marx dan Hegel
  • Memiliki Objek. Objek yang dipelajari sejarah berupa manusia dan masyarakat dan sudut pandang waktu/ periodesasi.
  • Mempunyai Generalisasi. Penelitian pasti akan diakhiri dengan kesimpulan umum yang diperoleh sejarawan dalam melakukan serangkaian penelitian dan rekonstruksi sejarah. Kesimpulan sejarah bersifat unik dan khusus sesuai dengan fakta sejarah yang didapat sejarawan.
  • Memiliki Metode. Metode dalam penelitian sejarah berupa wawancara, observasi dan penelitian kepustakaan. 

Manfaat Sejarah
1. Manfaat Intrinsik. 
a) Sejarah untuk mengetahui masa lampau
b) Sejarah sebagai pernyataan pendapat
c) Sejarah sebagai profesi

2. Manfaat Ekstrinsik
a) Sejarah sebagai pendidikan moral
b) Sejarah sebagai pendidikan penalaran
c) Sejarah sebagai pendidikan politik
d) Sejarah sebagai pendidikan kebijakan
e) Sejarah sebagai pendidikan perubahan
f) Sejarah sebagai pendidikan masa depan
g) Sejarah sebagai pendidikan keindahan

b. Fungsi Sejarah
a) Fungsi rekreatif
Peninggalan sejarah dapat dijadikan sebagai sarana rekreasi dan pendidikan keindahan
b) Fungsi inspiratif
Dari peristiwa sejarah masa lampau apat dijadikan sebagai bahan inspirasi dan motivasi bagi penerus bangsa.
c) Fungsi Instruktif
Sejarah sebagai penunjang dalam proses pembelajaran.

3. Sejarah sebagai peristiwa/ kisah
Sebuah kejadian yang sudah terjadi pada masa lampau tidak dapat diubah pada waktu sekarang. Akan tetapi kejadian masa lampau dapat dikisahkan kembali sehingga setiap individu atau kelompok memiliki kisahnya sendiri-sendiri, sehingga sejarah dapat dipahami berdasarkan dua aspek, yaitu:
  • Sejarah sebagai peristiwa. Peristiwa atau kejadian sejarah itu benar-benar terjadi pada masa lampau dan tak terulang kembali.
  • Sejarah sebagai kisah. Sejarah sebagai kisah dari peristiwa masa lampau, dari bentuk kisah sejarah, peristiwa masa lalu dihadirkan sebagai data sejarah.

Tidak semua peristiwa pada masa lampau dapat digolongkan sebagai peristiwa sejarah. Peristiwa pada masa lampau yang dapat digolongkan sebagai peristiwa sejarah memiliki cirri-ciri sebagai berikut:
  • Unik. dikatakan unik karena peristiwa tersebut yaitu sekali terjadi
  • Pengaruhnya Besar. Walaupun peristiwa tersebut terjadi singkat namun membawa pengaruh besar, seperti Konfernsi Asia Afrika

sumber:
  1. Hermawan dan Ufi Saraswati. 2014. Sejarah 1 untuk SMA/MA kelas X KURIKULUM 2013: Yudistira
  2. Ririn Darini. 2013. Sejarah Untuk SMA/MA Kelas X. Klaten: Cepaka Putih
  3. Subagyo. 2010. Membangun Kesadaran Sejarah: Widya Karya